Surakarta, Kamis 18 Desember 2025 – Universitas Telogorejo Semarang (UNTS) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai upaya strategis untuk memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan tata kelola perguruan tinggi yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke sejumlah fasilitas unggulan UMS, antara lain Gedung Edutorium dan Gedung Siti Walidah. Tim benchmarking UNTS juga meninjau langsung layanan PMB One Day Service, ruang Student Mental Health and Wellbeing Support, Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah, Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi dan Sentra KI, Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi, serta Badan Penjaminan Mutu (BPM) UMS. Kunjungan ini memberikan gambaran nyata tentang praktik layanan terintegrasi dan pengelolaan mutu berbasis sistem.
Sesi utama dilanjutkan dengan diskusi benchmarking yang berlangsung intensif bersama jajaran BPM UMS. Dalam diskusi tersebut, UNTS memperoleh pemaparan mengenai struktur penjaminan mutu UMS yang berada langsung di bawah Wakil Rektor, dengan alur BPM – GPM – UPM, serta keterkaitan erat antara badan, direktorat, dan lembaga dalam mendukung pencapaian visi dan misi universitas.
UMS juga memaparkan pengelolaan dokumen SPMI yang komprehensif, meliputi Kebijakan, Manual, 39 Standar, serta Formulir dan SOP, dengan rujukan pada SN-DIKTI, BAN-PT, LAM, hingga akreditasi internasional. Menariknya, penyusunan program di UMS dilakukan secara sistematis melalui analisis SWOT yang terintegrasi dengan perencanaan keuangan bulanan sejak awal tahun.
Dalam aspek evaluasi, UMS menerapkan Audit Mutu Internal (AMI) dua kali dalam setahun, evaluasi diri berbasis SWOT, serta monitoring pembelajaran dan survei secara berkala. Seluruh proses tersebut didukung oleh sistem SATU DATA, yaitu platform terintegrasi yang menghimpun data dari seluruh unit sebagai sumber utama kebutuhan akreditasi dan pengambilan keputusan strategis.
Melalui kegiatan benchmarking ini, Universitas Telogorejo Semarang memperoleh banyak pembelajaran berharga dalam penguatan tata kelola, integrasi data, serta peningkatan efektivitas SPMI. Hasil benchmarking ini diharapkan menjadi referensi penting bagi UNTS dalam menyempurnakan sistem penjaminan mutu dan mendukung langkah strategis menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.
